Penemuan Paling Menakjubkan di Tahun 2022

membangkitkan organ yang kritis membangkitkan organ yang kritis
Setiap tahun, ilmuwan di seluruh dunia menunjukkan hasil penemuannya. Ahli paleontologi dan arkeolog mengungkap ekosistem dan peradaban yang telah hilang. Para astronom berusaha menjelaskan kehidupan di dunia lain. Sedangkan, pakar biologi dan geologi terus mencari tahu cara kerja planet bumi, serta kehidupan didalamnya. Eksperimen tanpa henti yang dilakukan oleh para ilmuwan selalu menunjukkan sesuatu yang tidak terduga dan luar biasa. Seperti dibahas berikut ini, penemuan menakjubkan sepanjang tahun 2022. Fosil Spektakuler yang Mengungkap Hutan Hujan Prasejarah Pada bulan Januari 2022, para peneliti mengungkap situs bebatuan berisi catatan kehidupan yang mencengangkan di hutan hujan kuno di tenggara Australia. Fosil di McGraths Flat berusia antara 11 - 16 juta tahun, di ketahui berasal dari zaman Miosen. Di hutan hujan kuno tersebut ditemukan makhluk kecil bertubuh lunak yang diawetkan dengan detail luar biasa, termasuk laba-laba dengan bulu di kakinya dan ikan berisi hama di dalam perutnya. Para peneliti juga melihat pori-pori pada fosil daun yang pernah menyerap karbondioksida. Menurut ahli paleontologi dari Australian Museum Research Institute di Sydney, Matthew McCurry yang dilansir dari National Geographic mengatakan bahwa kualitas pelestarian hutan hujan kuno membuat ekosistem di dalamnya terjaga dengan baik, bahkan belum ada yang menggunakan cara seperti ini sebelumnya. Bangkai Kapal Legendaris Spanyol Ditemukan di Pantai Oregon Peninggalan galleon Spanyol abad ke-17 ditemukan di pantai utara Oregon. Kemungkinan milik Santo Cristo de Burgos, kapal yang berlayar dari Filipina ke Meksiko pada tahun 1693 ketika berbelok keluar jalur kemudian menghilang. Dikenal sebagai 'Beeswax Wreck' karena balok-balok lilin lebah yang dibawa oleh kapal terkadang masih terdampar di pantai Oregon. Galleon yang hilang menjadi perbincangan penduduk lokal selama berabad-abad. Sisa-sisa lambung kapal belum teridentifikasi, hingga peneliti menganalisis kayu yang ditemukan di gua laut dekat Astoria. Terungkap bahwa hasil temuan tersebut dibuat dari jenis kayu keras yang digunakan untuk membuat kapal di Asia selama abad ke-17. Dengan kata lain, cocok dengan bahan yang digunakan untuk Santo Cristo de Burgos. Membangkitkan Organ yang Kritis Penemuan pertama di dunia medis, para ilmuwan di Universitas Yale mempertahankan beberapa organ babi termasuk otak, jantung, hati, dan ginjal satu jam penuh setelah hewan mati. Tujuan dari penelitian ini di kemudian hari guna membantu memperpanjang kelangsungan hidup organ manusia, dimaksudkan untuk transplantasi. Tahun-tahun sebelumnya banyak organ terbuang karena tidak segera diawetkan. Biasanya, agar tetap hidup jantung segera diambil setelah berhenti memompa darah. Namun, solusi yang disebut OrganEx dikembangkan oleh ahli saraf Nenad Sestan dan timnya memungkinkan untuk mengembalikan fungsi dasar organ dengan baik setelah jaringan terakhir menerima darah segar. Para peneliti menginduksi serangan jantung pada babi dan meninggalkan mayat pada suhu kamar selama satu jam sebelum memasukkan darah mereka dengan OrganEx yang mengandung asam amino, vitamin, metabolit, dan 13 senyawa tambahan. Campuran tersebut diedarkan menggunakan mesin khusus selama enam jam dan melihat tanda-tanda kebangkitan pada organ yang sekarat, sel jantung mulai berdetak, sel hati menyerap glukosa dari darah, dan perbaikan DNA. Meskipun demikian, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memastikan sejauh mana jantung dapat berdenyut. Akan dilakukan percobaan transplantasi OrganEx pada babi hidup untuk melihat seberapa baik fungsinya. Gunung Berapi Tonga Meletus dengan Intensitas Mengejutkan Gunung api dibawah laut Kerajaan Tonga yang dikenal dengan Hunga Tonga-Hunga Ha'apai, terjadi letusan berbeda dari beberapa dekade sebelumnya. Ledakan tersebut mengirimkan gelombang tekanan ke seluruh dunia beberapa kali dan menyebabkan tsunami yang menjulang tinggi menghantam pantai terdekat. Sebelum debu vulkanik mengendap, para peneliti berlomba-lomba untuk mengumpulkan data terkait keganjilan letusan tersebut, dengan harapan menemukan mekanisme dibalik ledakan dan efek riam yang sangat kuat. Tanaman Ajaib yang Telah Punah Ditemukan Kembali Dilansir dari National Geographic, tanaman ajaib ini memiliki nilai dan disimpan bersama logam mulia di perbendaharaan kekaisaran kuno. Silphion merupakan tanaman berbunga yang dimanfaatkan sebagai obat dan bumbu dapur. Sangat terkenal di Mediterania kuno, mungkin dikonsumsi sejak 2.000 tahun lalu hingga punah. Profesor farmakognosi (studi tentang obat-obatan yang berasal dari sumber alami) di Universitas Istanbul menyatakan bahwa telah menemukan kembali tanaman tersebut di sebuah kandang batu kecil di pedesaan Turki. Sementara itu, deskripsi dan penampilannya mirip dengan silphion, tanaman kuno yang telah punah. Tanaman tersebut diuji sebagai bumbu dapur seperti kegunaan di masa lalu, dan menghasilkan rasa yang luar biasa. Ahli masakan kuno, Sally Grainger mengatakan bahwa menemukan silphion dan mengolahnya adalah definisi terbaik dari Cawan Suci. Banyak misteri di dunia yang belum terpecahkan sampai saat ini, seperti foto aneh yang tertangkap google earth, penemuan simbol atau kode rahasia, hingga fenomena alam. Beberapa diantaranya memang tidak terkuak oleh rasionalitas manusia. Namun, para ilmuwan terus menggali informasi sampai mendapatkan faktanya.